Event

Rumah Sakit Umum Bhakti Husada Layani Bedah Mata

RSU Bhakti Husada Membuka Layanan Bedah Mata

RSU Bhakti Husada | Selasa, 09 Juli 2019 - 08:42:44 WIB | dibaca: 142 pembaca

Salah satu penyakit yang menjadi permasalahan kesehatan utama di Indonesia yang saat ini mendapat banyak sorotan adalah katarak. Hal ini dikarenakan katarak menjadi salah satu penyebab terbesar terjadinya kebutaan. Dan salah satu faktor penyebab kebutaan akibat katarak adalah karena keterbatasan jumlah dokter mata yang tersedia. Menurut dokter spesialis mata RSU Bhakti Husada, dr Joko Triyono, Sp.M, penyakit katarak banyak menyerang orang lanjut usia diatas umur 50 tahun dan itu merupakan hal yang wajar. Justru menjadi tidak wajar apabila orang yang masih muda menderita penyakit katarak. Dr Joko Triyono melanjutkan, bahwa mata kanan maupun kiri memiliki kecenderungan yang sama untuk terjangkit katarak. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena katarak, yaitu pola hidup yang tidak sehat. Selain itu, tingginya intensitas terpapar cahaya matahari ke mata secara langsung, usia, infkesi saat kehamilan, trauma setelah operasi mata, dan penggunaan obat steroid juga memicu tingginya kemungkinan terkena penyakit katarak.

Penyakit katarak dapat dirasakan sedini mungkin dengan mengamati gejala yang timbul, seperti sering melihat kabut, sering merasa silau, dan terganggu dengan cahaya matahari di siang hari. Penderita katarak awal justru mampu melihat secara jelas pada sore hari, dimana orang dengan mata normal tidak akan mampu melihat secara jelas. Sedangkan penderita katarak tingkat lanjut tidak akan mampu melihat secara jelas baik pada saat siang hari maupun malam hari. Penderita penyakit katarak sebagian besar didominasi oleh masyarakat yang tinggal di desa. Hal ini dikarenakan tingkat kesadaran untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan cenderung rendah. Sehingga, penyakit katarak tidak dapat ditangani sedini mungkin.

Kepala RSU Bhakti Husada, drg. Hindun Mardiyana, M.Kes menjelaskan, bahwa penyakit katarak merupakan proses alami yang wajar dialami oleh seseorang di usia lanjut. Sehingga, tingkat kemungkinan terjadinya katarak akan meningkat seiring dengan meningkatkan angka harapan hidup seseorang. Oleh karena itu, untuk mengurangi tingginya tingkat kasus katarak, RSU Bhakti Husada membuka layanan bedah mata dengan penambahan beberapa alat dan fasilitas. Diantaranya adalah ditambahnya slit lamp, katarak set, mikroskop, dan sarana kamar operasi yang semakin memadai dan terjada sterilitasnya. Penambahan alat ini bertujuan untuk memperlancar tindakan bedah mata dan untuk meningkatkan tingkat keamanan serta keselamatan pasien yang sesuai dengan standar.

Pelayanan katarak dan bedah mata di RSU Bhakti Husada akan dilayani oleh 2 dokter spesialis bedah mata, yaitu dr. HTS Prayitno, Sp.M yang membuka layanan pada hari Selasa dan Jumat pukul 11:00 hingga selesai, dan dr. Joko Triyono, Sp.M yang membuka layanan pada hari Senin hingga Sabtu pukul 15:00 hingga selesai. Pasien operasi katarak di RSU Bhakti Husada dapat menggunajan fasilitas BPJS Kesehatan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan tidak akan dikenakan biaya tambahan apabila pasien menggunakan pelayana sesuai dengan hak kelasnya. 










Komentar Via Website : 1
Tonny
26 Juli 2019 - 21:06:50 WIB
Mantap sekali webnya kawan.
jasa seo blog http://phreakaholic.com
jasa seo jakarta https://www.jasaseojakarta.net
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)